For this I decided to write in Bahasa Indonesia.
Setelah kebetulan mendapatkan forwarded email dari teman dan mendengar
pidato Steve Jobs -CEO apple dan Pixar- ada beberapa inspirasi yang saya peroleh kerena bertepatan dengan apa yg saya hadapi di beberapa bulan terakhir.
Saya akan mengulang kembali 3 hal penting yang terjadi dalam hidup dia:
- Steve Jobs menyebutkan bahwa dirinya drop out dari kuliah setelah memutuskan dengan matang bahwa dia tidak mendapatkan apa-apa dari kuliah. Dan dia mencintai keputusannya, tentu saja setelah sekarang dia menjadi seorang sukses.
- Di dipecat dari apple, perusahaan yg didirikannya sendiri, setelah itu mendirikan Next dan Pixar. Kedua perusahaan terakhir disebutkan tadi dibeli oleh apple, dan Steve Jobs kembali ke apple.
- Disaat dia sangat dekat dengan kematian, terkena kanker pankreas ganas. Dan secara ajaib sembuh, padahal telah di diagnosa oleh dokter bahwa umurnya tidak akan lama lagi.
IMHO, steve dapat menghubungkan titik-titik pending di dalam kehidupannya dan merasa bahwa keputusan yang telah diambilnya adalah benar, tentunya setelah saat ini dia berada di titik kesuksesan, bagaimana jika keputusan yang diambilnya salah?
Tentunya orang bijak akan berkata "Dulu, saya mengambil keputusan salah, dan saya menerima hal ini, untuk kedepan saya akan begini dan begini". Mereka yang pesimis dan berpikiran sempit "Coba aja kalo begini, pasti gag begini jadinya!".
Dimanakah posisi Steve Jobs?
Tapi satu hal yang penting yang saya ingat adalah ketika dia mengatakan
"I love It" dan kemudian dia menekankan agar kita hendaknya mencari apa yg
ingin kita lakukan,
mengikuti hati nurani (tentunya tidak melanggar norma agama

) dan
tidak mengekor cara hidup orang lain. Ini bertepatan sekali dengan apa yang saya alami saat ini.
FYI, di lab saya saat ini, riset yang saya lakukan adalah rehabilitation device, yaitu alat yang di design dan dirancang untuk membantu seseorang recovery dari injury. Dengan dasar saya yang lemah di beberapa bidang mata pelajaran, saya harus mau tidak mau belajar bahkan bisa dibilang tidak mungkin untuk menguasainya hanya dalam beberapa bulan. Dan alhamdulillah saya menyukainya

dan tentunya berusaha untuk tetap menyukainya

.
Saya berharap ini menjadi salah satu titik penting dari hidup saya, yang nantinya pada suatu saat nanti saya bisa menghubungkan titik-titik tersebut dan bisa menceritakan pengalaman saya kepada keturunan saya.
Thx Steve.