Yahoo! 360° News | Beta Feedback
Start your own Yahoo! 360° page

S3MPRUL

Top Page  |  Blog  |  Friends  |  Lists  |  Groups

Add

S3MPRUL is not connected to you in Yahoo! 360°.

Last updated Mon Mar 12, 2007 Member since July 2006

YA TUHAN KAMI,BERILAH KAMI KEBAIKAN DIDUNIA DAN KEBAIKAN DI AKHIRAT DAN PELIHARALAH KAMI DARI SIKSA NERAKA (QS 2:201 )

1 - 5 of 29 First | < Prev | Next > | Last

NON SIBI VIVERE,SED ET ALIIS PROFICERE Full Post View | List View

Diam seperti roh lembah bertindak seperti awan dalam diam aku bertindak

Aku mau mama kembali
Aku mau mama kembali magnify

Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya. Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.

Mengikuti kisahnya di televisi, membuat saya ingin menuliskan cerita ini untuk melihat semangatnya yang luar biasa. Bagi saya Zhang Da sangat istimewa dan luar biasa karena ia termasuk 10 orang yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar manusia. Atau lebih tepatnya ia adalah yang terbaik diantara 140 juta manusia. Tetapi jika kita melihat apa yang dilakukannya dimulai ketika ia berumur 10 tahun dan terus dia lakukan sampai sekarang (ia berumur 15 tahun), dan satu-satunya anak diantara 10 orang yang luarbiasa tersebut maka saya bisa katakan bahwa Zhang Da yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar penduduk China.

Pada waktu tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya. Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai
tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya. Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat.

ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.

Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya.

Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi/suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa ia mampu, ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.

Aku Mau Mama Kembali.

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, “Aku Mau Mama Kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama Kembalilah!” demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.

Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit, mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yg istimewa untuk menjalani ujian di dunia. Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya… ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Allah tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya. Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan…. bangkitlah! karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg telah berusaha sekuat kemampuannya

Tags: akuhanyainginmamakukembali
Wednesday February 6, 2008 - 02:25am (EST) Permanent Link
Check out my Slide Show!
.
Wednesday August 22, 2007 - 03:24pm (EDT) Permanent Link
Check out my Slide Show!
.
Friday August 10, 2007 - 04:06am (EDT) Permanent Link
GARAM CIBWA
GARAM  CIBWA magnify
apa yang terlintas dibenak kamu sewaktu membaca judul blog ini?garam batu? garam laut? atau garam dapur.
Kalian pernah denger ga tentang garam Cibwa? emm mprul kasi tau ya... Cibwa adalah nama sebuah rawa yang terletak di Mpika di propinsi Zambia Utara sana.
Garam cibwa ini unik...karena asalnya dari rumput,.
Para penduduk desa yang bertempat tinggal di dekat rawa2x ini melakukan proses unik untuk mengekstrak mineral dari rumput tinggi yang tumbuh dekat sungai Lwitikila.
Mereka itu yah memanen rumput itu dari bulan agustus sampai oktober,sebelum musim hujan tiba ,lumayan lama juga 3 bulan hanya untuk memanen rumput,bukannya manen apa kek...... n sewaktu hujan turun, rumput2x itu tidak menghasilkan garam.
Setelah dipotong dan dikeringkan,rumput2x itupun lalu dibakar untuk menghilangkan unsur organiknya.
garamnya sendiri ga terbakar tetapi tertinggal dalam abunya.
Lalu, abu dimasukan kedalam sebuah wadah yang berfungsi sebagai penyaring, dan air perlahan2x dialirkan melalui abu itu.
Garamnya larut dalam air dan terbawa melalui lubang2x kecil didasar alat yang mereka namai Kalabas.
Larutan garam yang dihasilkan lalu ditampung untuk langkah berikutnya mereka lalu menguapinya.
Air dari larutan itu akan habis menguap melalui proses pemanasan langsung yang lamanya membutuhkan waktu 6 jam.
Caranya mula2x larutan itu dituang kedalam belanga dan direbus diatas api.
Seraya air menguap,larutan garam terus ditambahkan,hasilnya ialah larutan garam yang sangat kental yang akhirnya memenuhi belanga.
Sekarang ini belanga itu juga berfungsi sebagai cetakan. Setelah belanga diangkat dari api dan kemudian dipecahkan,hasilnya adalah sebuah bola garam.
Penduduk desa telah turun temurun membuat garam Cibwa. Dan anehnya tak seorangpun tahu siapa yang mengembangkan proses ini.
Dan yang lebih menakjubkan buat mprul bahwa didaerah pedesaan yang terpencil di Zambia ini , yang jauh terasing dari dunia luar terdapat tekhnik dasar yang sama seperti yang digunakan dalam pengolahan garam modern.

Tags: garamcibwa
Thursday August 9, 2007 - 05:02pm (EDT) Permanent Link
KEJAM SEKALI DIKAU
KEJAM SEKALI DIKAU magnify
emmm mprul tadi baca2 koran, dengerin radio sambil masak, ada seorang wanita namanya Maria, umurnya 64thn, tinggal sendirian, ditemukan tewas dirumahnya dengan keadaan yang sangat mengenaskan, leher terjerat kabel dan badannya penuh bekas pukulan.
perasaan mprul waktu denger n baca berita tsb.
semalem mprul juga liat berita di Tv,tentang para demonstrasi yang dipukuli oleh beberapa polisi, gerombolan tersebut akhirnya marah dan membalas menghajar para polisi dengan menyiram minyak pada mereka, dan membakar mereka hidup2x hingga tewas.
mprul juga masih inget ditemukanya 2 tengkorak yg sedang berpelukan ga berapa lama ini yang akhirnya menurut hasil penyelidikan autopsi menunjukkan bahwa mereka dikubur hidup2x.
wah wah mprul kok jadi mborong cerita tentang kebiadaban, hayahhh....
Semua kebiadaban2x ini bukanlah adegan dalam film2x horor yang mprul suka tonton.....Tindak kekejaman sudah menjadi makanan sehari-hari di abad sekarang ini.
Bom,serangan teroris,pembunuhan,penyerangan,penembakan, dan pemerkosaan hanyalah sebagian diantaranya.
berulang media berita menyajikan berbagai laporan terperinci tentang kebiadaban, dan parahnya banyak orang yang tidak terkejut lagi melihat atau mendengar kekejaman seperti itu.
Kamu2x pernah ga merenung ada apa ma dunia dewasa ini? sudah tidak lagikah timbang rasa terhadap perasaan orang lain dan respek terhadap kehidupan? lantas mengapa manusia menjadi biadab? n apakah kekejaman ini akan terus berlangsung atau suatu hr akan berakhir?
Setuhu ga kalian kalo mprul bilang bahwa sifat mementingkan diri sendiri adalah penyebab utama kekejaman dunia dewasa ini.
Benih2 yang sudah ditaburkan puluhan tahun yll oleh apa yang disebut generasi telah menghasilkan masyarakat yang mayoritasnya hanya memikirkan diri sendiri.
Coba kamu lihat dengan mata hatimu.... banyak orang akan melakukan apapun demi mendapatkan apa yang merek ainginkan, seringkali mereka akhirnya bertindak kejam.
Kehidupan manusia tampaknya tidak penting lagi.
Bahkan ada orang yang senang melakukan kekejaman,mereka menganggapnya sebagai hiburan, sangat mirip dengan penjahat yang mengaku telah menyakiti orang lain hanya untuk merasakan sensasinya.
dan bagaiman dengan jutaan orang yang disajikan film2x yang menonjolkan kekerasan dan kekejaman , terus menerus menyaksikan berbagai tindakan brutal melalui hiburan n media berita membuat orang tidak peka lagi.
Kekejaman sering menimbulkan dampak buruk psikologis dan memicu siklus kekerasan.
Noemi Diaz Marroquin dosen di Uni Otonomi Nasional Meksiko mengatakan " kekerasan dipelajari, itu adalah bagian dari budaya kita...... Kita belajar bertindak dengan menggunakan kekerasan sewaktu lingkungan kita membolehkan serta menganjurkannya"
Itu sebabnya orang yg menjadi korban penganiayaan kemungkinan besar akan menganiaya orang lain, bahkan dengan cara yang sama seperti mereka dianiaya.
Pada kasus lain,orang yg menyalahgunakan bahan seperti alkohol dan narkoba kemungkinan akan berperilaku kejam.
belum lagi orang yg tidak puas terhadap pemerintah karena tidak memenuhi kebutuhan rakyatnya. beberapa dari mereka,karena berkeras menyatakan pandangan mereka, akan menggunakan berbagai tindakan kejam serta mengembangkan terorisme,dan sering kali yang menjadi korban adalah orang yg idak tau apa2.
Nah temen2 yang mprul sayang.... akhir kata...mprul ajak kalian untuk intropeksi diri masing2x...... akankah kita menjadi seperti orang2 ini ....atau....kita akan melawanya dengan Kasih Allah?
Pilihan ada di tangan kalian sendiri..... dunia yg bagaimanakah yg ingin kalian ciptakan...... yg tentram dan penuh kedamaian....atau yg murka dan penuh keegoisan manusia........

Friday June 8, 2007 - 07:39pm (EDT) Permanent Link

Add NON SIBI VIVERE,SED ET ALIIS PROFICERE to your personalized My Yahoo! page:

Add to My Yahoo!RSS About My Yahoo! & RSS
1 - 5 of 29 First | < Prev | Next > | Last